Detasemen Harimau Indonesia (Denharin) Pasukan Khusus Paling Misterius Indonesia Yang Ditakuti Dunia
Detasemen Harimau Indonesia (Denharin) Pasukan Khusus Paling Misterius Indonesia Yang Ditakuti Dunia !
Kekuatan
militer Indonesia memang disegani dunia. Namun ada satu nama detasemen
TNI yang bikin gemetar tentara manapapun yang mendengar namanya.
Indonesia selama ini memang dikenal memiliki banyak sekali pasukan
khusus yang memiliki berbagai pran strategis, mulai penjagaan hingga
penanggulangan terror. Baik TNI maupun Polri memiliki satuan-satuan yang
memang memiliki keahlian spesial. Sebut saja Detasemen 88, Kopassus,
Paskhas dan lain sebagainnya.
Selain satuan-satuan tempur tersebut, ternyata Indonesia juga memiliki
satu pasukan khusus yang keberadaannya sangat dirahasiakan. Bahkan
saking misteriusnya, hingga sekarang mungkin tidak banyak yang tahu
siapa saja dan dimana saja anggotanya. Meskipun begitu, pasukan ini
sangat dikenal dunia karena ketangguhannya, hingga mendapat julukan
‘Raja dari Rajanya Pasukan Khusus’. Kini pasukan tersebut pun, menjadi
legenda bagi militer di dunia.
Pasukan tersebut dikenal dengan nama Detasemen Harimau Indonesia
(Denharin) yang merupakan gabungan dari 4 satuan militer yakni AD, AL,
AU dan Polri. Banyak yang menyatakan bahwa eksistensi Denharin hanyalah
hoax atau tahayul, karena memang data atas keberadaan pasukan hebat ini
sangat minim. Meski begitu beberapa fakta yang diyakini menunjukkan
keberadaan Denharin masih bisa ditemukan.
Konon pasukan ini dibentuk pada tahun 1986 oleh Jenderal LB Moerdhani,
dua tahun sebelum dia menjabat sebagai Panglima TNI. Gabungan dari
prajurit-prajurit pilihan se Indonesia, anggota Denharin merupakan hasil
seleksi ketat dengan pelatihan super berat. Hasilnya adalah pasukan
efektif yang sangat mematikan.
Kabarnya Denharin awalnya dibentuk dengan tugas khusus penanggulangan
dan antisipasi berbagai teror yang mengancam Indonesia dari luar. Ini
artinya sejak 3 dekade lalu, Indonesia sudah diprediksi menjadi incaran
pihak asing.
Misi utama Denharin adalah menjaga NKRI secara keseluruhan dari berbagai
bahaya yang mengancam, termasuk juga tindakan makar. Jika mereka
mencium adanya gerakan-gerakan negatif yang berpotensi mengancam
keutuhan NKRI, maka anggota Denharin agan bergerak secara senyap untuk
meringkusnya. Disebut- sebut kemampuan Denharin menyamai satuan paling
elite di Amerika Serikat saat itu ‘Phoenix Raven’.
Selain sebagai kontra teror, tugas Denharin berikutnya adalah untuk
menjaga Presiden RI. Mereka berdiri di luar ring Paspamres yang memang
memiliki tugas utama mengamankan RI 1. Denharin menjadi ‘penjaga
rahasia’ bagi Presiden dan keluarganya dimanapun berada.
Dengan tugas yang begitu berat, setiap anggota Denharin juga harus
memiliki berbagai skill. Bukan hanya kemampuan tarung dan tempur,
anggota Denharin juga harus memiliki kemampuan komunikasi, politik,
intelejen dan juga kecerdasan. Dan yang terpenting mereka harus memiliki
loyalitas 100 persen kepada NKRI.
Saking rahasianya pasukan ini, bahkan sesama anggota pun tidak pernah ada yang tahu nama asli dan latar belakang kawan mereka disana. Mereka hany menggunakan nama alias seperti cobra, puma, phyton dan lain sebagainya.
Sebagai pasukan paling khusus TNI jelas memang Denharin mendapatkan pasokan dana yang cukup besar dari pemerintah. Namun kabarnya Presiden saat itu Soeharto juga mengucurkan dana pribadi yang jumlahnya cukup besar untuk bisa menyokong keberadaan Denharin.
Namun kehebatan Denharin disebutkan berakhir secara mendadak pada tahun 1995. Kabarnya Presiden Soeharto sendiri yang membubarkan pasukan super elite tersebut. Banyak yang menyebutkan, saat itu Soeharto sudah mencium adanya ‘pihak-pihak’ yang akan menggunakan Denharin untuk melakukan kudeta dan menggulingkan dirinya. Hal tersebut yang membuatnya membubarkan Denharin secara tiba-tiba.
Usai purna tugas pada 1995, disebutkan jelang reformasi 1999, Denharin kembali diaktifkan untuk berbagai misi tertentu terkait dengan kondisi negara. Hanya siapa yang mengaktifkan dan misi apa yang diemban semua menjadi misteri, semisterius keberadaannya dalam menjaga NKRI.
Usai bubar, identitas anggota tetap dirahasiakan. Meski demikian, mantan anggota Den Harin masih diberi kebebasan untuk melakukan tindakan-tindakan rahasia hingga melakukan pembunuhan pada terduga pengganggu negara. Pada tahun 1999, satuan ini dikabarkan dibentuk kembali meski tidak diketahui siapa yang membentuk.
Saking rahasianya pasukan ini, bahkan sesama anggota pun tidak pernah ada yang tahu nama asli dan latar belakang kawan mereka disana. Mereka hany menggunakan nama alias seperti cobra, puma, phyton dan lain sebagainya.
Sebagai pasukan paling khusus TNI jelas memang Denharin mendapatkan pasokan dana yang cukup besar dari pemerintah. Namun kabarnya Presiden saat itu Soeharto juga mengucurkan dana pribadi yang jumlahnya cukup besar untuk bisa menyokong keberadaan Denharin.
Namun kehebatan Denharin disebutkan berakhir secara mendadak pada tahun 1995. Kabarnya Presiden Soeharto sendiri yang membubarkan pasukan super elite tersebut. Banyak yang menyebutkan, saat itu Soeharto sudah mencium adanya ‘pihak-pihak’ yang akan menggunakan Denharin untuk melakukan kudeta dan menggulingkan dirinya. Hal tersebut yang membuatnya membubarkan Denharin secara tiba-tiba.
Usai purna tugas pada 1995, disebutkan jelang reformasi 1999, Denharin kembali diaktifkan untuk berbagai misi tertentu terkait dengan kondisi negara. Hanya siapa yang mengaktifkan dan misi apa yang diemban semua menjadi misteri, semisterius keberadaannya dalam menjaga NKRI.
Usai bubar, identitas anggota tetap dirahasiakan. Meski demikian, mantan anggota Den Harin masih diberi kebebasan untuk melakukan tindakan-tindakan rahasia hingga melakukan pembunuhan pada terduga pengganggu negara. Pada tahun 1999, satuan ini dikabarkan dibentuk kembali meski tidak diketahui siapa yang membentuk.
Sumber : nkri123.info

Komentar
Posting Komentar